08 October 2014

MANUSIA NIKAHI PERI

Beberapa pekan belakang ini Ngawi Khususnya, Jawa Tengah Jawa Timur Umumnya, di gemparkan dengan Kabar dari mulut ke mulut serta dibeberapa Media Sosial dan OnLine tentang Pernikahan MANUSIA NIKAHI PERI. Ya... Acara yang diselenggarakan di Rumah Tua ( Desa Sekaralas, Kec. Widodaren, Kabupaten Ngawi). Perkawinan antara Bagus Kodok dengan Peri Setyowati BUKAN MENGADA-ADA melainkan merupakan sebuah peristiwa di dalam kisah cinta, yang dimulai beberapa tahun yang lalu. Dalam sebuah kunjungan ke Alas Ketangga di daerah Paron, Ngawi, Bagus Kodok buang air besar di sungai dan ditegur oleh Peri Setyowati. Dari komunikasi itu terjalin sebuah hubungan yang berkembang menjadi rasa saling menyintai. Meski berbeda alam, kedua kekasih memiliki perhatian dan keprihatinan serta kecintaan yang sama pada alam raya dan budaya manusia, khususnya pada lingkungan tanah Jawa. 

Beda dengan perkawinan Adat Jawa pada umumnya ada dua; Pertama, adalah bahwa perkawinan ini diberi status dan label sebagai sebuah “karya seni”, di mana seluruh yang hadir dianggap sebagai peserta pencipta karya. Kedua, adalah bahwa pada perkawinan ini, Bagus Kodok Ibnu Sukodok (63 tahun) akan dikawinkan dengan Peri Rara Setyowati, mahluk halus (bukan manusia). Seni Kejadian atau yang biasa disebut Happening Art, Definisi saya Happening Art adalah melakukan suatu tindakan terencana di mana yang tadinya tak kenal bisa kenal. Intinya, menjadikan sesuatu yang tiada menjadi ada. 


Sang punya Karya Bramantyo Prijosusilo Sekaligus sebagai Penyelenggara dan Pemilik Rumah Tua Sekaralas yang jadi Lokasi melaksanakan pernikahan Adat Jawa dalam bentuk performance dan social sculpture berjudul "MBAH KODOK RABI PERI SETYOWATI" yang diadakan pada tanggal 8 Oktober 2014, Sesuai rencananya, daup pengantin yang didahului dengan tradisi siraman (pukul 16.00) dan prosesi temu Manten pada pukul 19’00 tersebut akan dihadiri dan didukung dari kalangan seniman. Seperti KH Khaelani Jaelani, Suparpto Suryodharmo, Jemek Supardi, Anto Baret KPJ, Oppie Andaresta dan masih banyak lagi. Serta dipastikan bakal hadir secara batin pada puncak prosesi pernikahan Bagus Kodok dengan Peri Roro Setyowati dari kalangan atas seperti Dr Kris Budiman, Prof Dr Sulistyowati Irianto, Prof Dr M.A.S Hikam, Muh Sobary, Butet Kertaredjasa, Joko Pekik dan Eros Jarot. Dalam acara tersebut yang lebih menambah nilai mistisnya lagi yang turut mengundang dari kalangan makluk halus seperti Ratu Kidul, Suryakencana, Brawijaya Pamungkas atau Sunan Lawu, Sabdo Palon, Naya Genggong dan segenap danyang tanah Jawa.

Sumber referensi : 
https://www.facebook.com/groups/MBAHKODOKRABIPERI/
https://www.facebook.com/bramantyo.prijosusilo

NB : Adapun Beberpa Foto dalam Rangkaian (Pra & Pasca) Acara ini KILK DISINI

No comments:

Post a Comment